Daftar pustaka terletak dibagian akhir karya ilmiah setelah bagian penutup. Penulisan daftar pustaka sekaligus sebagai bentuk pertanggungjawaban ilmiah penulis terhadap orang lain yang pernyataannya digunakan sebagai acuan.
Aturan penulisan daftar pustaka:
1.Nama penulis/pengarang
Nama penulis dibalik susunannya (nama akhir ditulis lebih dahulu) kemudian dipisahkan dengan tanda koma dari nama pertama yang ditulis dan diikuti tanda titik.
Bila pengarangnya satu orang dan namanya terdiri atas dua unsur kata atau lebih, penulisannya yaitu nama yang belakang diletakkan di depan (di balik susunannya)
Bila pengarangnya dua orang, yang dibalik penulisan namanya hanyalah pengarang yang pertama dan pengarang yang kedua namanya ditulis semua tanpa didalik susunannya, antara pengarang pertama dan kedua dihubungkan dengan kata hubung “dan”.
Bila pengarangnya lebih dari dua orang,yang ditulis hanya nama pengarang yang pertama saja kemudian diikuti tanda koma dan penjelasan “dkk”(dan kawan-kawan). Untuk nama pengarang pertama tetap dibalik susunannya.
2.Tahun terbit
Setelah nama pengarang, maka diikuti denga titik dan diikuti tahun yerbit kemudian diakhiri dengan tanda titik.
3.Judul buku
Penulisan judul buku yaitu dengan dicetak miring jika diketik menggunakan computer atau digaris bawah juka penulisan diketik menggunakan mesin ketik, kemudian diakhiri dengan tanda titik.
4.Kota tempat terbit
Penulisan kota tempat terbit, pada awal nama kota ditulis dengan huruf capital kemudian diakhir penulisan kota diberi tanda titik dua.
5.Nama penerbit
Setelah penulisan nama penerbit kemudian diikuti tanda titik.
6.Penulisan seluruh isi daftar pustaka disusun secara urut brdasarkan abjad
7.Untuk nama gelar tidak perlu ditulis
8.Jika penulisan daftar pustaka tidak memuat satu baris, maka ditulis dibawahnya dengan jarak empat huruf dari barisan pertama.
SISTEMATIKA PENULISAN DAFTAR PUSTAKA
Nama pengarang.tahun terbit.judul buku.nama kota:penerbit.
Contoh:
Badrika,I wayan.2006.SEJARAH SMA.Jakarta:Erlangga.
Fauzi,M. dan Ilyas Supena.2002. Dekontruksi dan Rekontruksi Hukum Islam.Yogyakarta:PT Gama Media.
Prasodjo,Budi,dkk.2004.Fisika 2 (Teori dan Aplikasi) untuk SMP kelas 2.Bogor:Yudistira
.
Read More..
Rabu, 06 Januari 2010
Senin, 04 Januari 2010
Sejarah Bahasa Indonesia
Bahasa Indonesia adalah bahasa resmi Republik Indonesia dan bahasa persatuan bangsa Indonesia. Bahasa Indonesia diresmikan penggunaannya setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, tepatnya sehari sesudahnya, bersamaan dengan mulai berlakunya konstitusi. Di Timor Leste, bahasa Indonesia adalah bahasa kerja (working language).
Dari sudut pandang linguistika, bahasa Indonesia adalah suatu varian bahasa Melayu. Dasar yang dipakai adalah bahasa Melayu Riau dari abad ke-19, namun mengalami perkembangan akibat penggunaanya sebagai bahasa kerja dan proses pembakuan di awal abad ke-20. Hingga saat ini, bahasa Indonesia merupakan bahasa yang hidup, yang terus menghasilkan kata-kata baru, baik melalui penciptaan, maupun penyerapan dari bahasa daerah dan bahasa asing.
Meskipun saat ini dipahami oleh lebih dari 90% warga Indonesia, bahasa Indonesia tidak menduduki posisi sebagai bahasa ibu bagi mayoritas penduduknya. Sebagian besar warga Indonesia berbahasa daerah sebagai bahasa ibu. Penutur bahasa Indonesia kerap kali menggunakan versi sehari-hari (kolokial) dan/atau mencampuradukkan dengan dialek Melayu lainnya atau bahasa ibunya. Namun demikian, bahasa Indonesia digunakan sangat luas di perguruan-perguruan, di surat kabar, media elektronika, perangkat lunak, surat-menyurat resmi, dan berbagai forum publik lainnya, sehingga dapatlah dikatakan bahwa bahasa Indonesia digunakan oleh semua warga Indonesia.
Fonologi dan tata bahasa bahasa Indonesia dianggap relatif mudah. Dasar-dasar yang penting untuk komunikasi dasar dapat dipelajari hanya dalam kurun waktu beberapa minggu.
sumber:wikipedia.com Read More..
Dari sudut pandang linguistika, bahasa Indonesia adalah suatu varian bahasa Melayu. Dasar yang dipakai adalah bahasa Melayu Riau dari abad ke-19, namun mengalami perkembangan akibat penggunaanya sebagai bahasa kerja dan proses pembakuan di awal abad ke-20. Hingga saat ini, bahasa Indonesia merupakan bahasa yang hidup, yang terus menghasilkan kata-kata baru, baik melalui penciptaan, maupun penyerapan dari bahasa daerah dan bahasa asing.
Meskipun saat ini dipahami oleh lebih dari 90% warga Indonesia, bahasa Indonesia tidak menduduki posisi sebagai bahasa ibu bagi mayoritas penduduknya. Sebagian besar warga Indonesia berbahasa daerah sebagai bahasa ibu. Penutur bahasa Indonesia kerap kali menggunakan versi sehari-hari (kolokial) dan/atau mencampuradukkan dengan dialek Melayu lainnya atau bahasa ibunya. Namun demikian, bahasa Indonesia digunakan sangat luas di perguruan-perguruan, di surat kabar, media elektronika, perangkat lunak, surat-menyurat resmi, dan berbagai forum publik lainnya, sehingga dapatlah dikatakan bahwa bahasa Indonesia digunakan oleh semua warga Indonesia.
Fonologi dan tata bahasa bahasa Indonesia dianggap relatif mudah. Dasar-dasar yang penting untuk komunikasi dasar dapat dipelajari hanya dalam kurun waktu beberapa minggu.
sumber:wikipedia.com Read More..
BIODATA
Read More..
NAMA : FITRI NILASARI
KELAS : XI- IPA 1SEKOLAH : MAN SIDOARJO
TEMPAT,TANGGAL LAHIR : SIDOARJO, 28 10 1992
ALAMAT : DS. SUMORAME RT: 01 RW: 09
Saya membuat blog ini guna untuk kepentingan semua orang. Di salam blog ini hanyalah pengetahuan yang saya ketahui tentang Bahasa serta keinginan saya untuk belajar lebih banyak lagi di dalam dunia maya. Semoga anda semua suka dengan Blog ini. Selamat mnikmati hasil karya saya.
TEMPAT,TANGGAL LAHIR : SIDOARJO, 28 10 1992
ALAMAT : DS. SUMORAME RT: 01 RW: 09
Saya membuat blog ini guna untuk kepentingan semua orang. Di salam blog ini hanyalah pengetahuan yang saya ketahui tentang Bahasa serta keinginan saya untuk belajar lebih banyak lagi di dalam dunia maya. Semoga anda semua suka dengan Blog ini. Selamat mnikmati hasil karya saya.



